<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129</id><updated>2011-04-21T13:11:42.679-07:00</updated><title type='text'>nEn9Cut3</title><subtitle type='html'>Welcome to Eka's BLOG ...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-1390925887309922480</id><published>2008-12-14T19:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.112-08:00</updated><title type='text'>DuKa</title><content type='html'>Sahabat selalu ada ketika kita membutuhkannya. Sahabat tidak pernah membiarkan sahabatnya yang lain terluka apalagi menangis. Sahabat bahkan punya peranan yang lebih dari seorang saudara sekalipun. Itulah yang ada di benakku dulu tentang seorang sahabat. Tapi semua anggapan itu kini berubah. Aku tak tahu, apakah semua orang beranggapan sama denganku, atau mungkin hanya aku yang beranggapan bahwa sahabat tak punya lagi nilai plus sama sekali? Mungkin memang hanya aku. Tapi aku punya alasan dari anggapanku tersebut. Mungkin awalnya memang terasa indah. Kuhabiskan separuh waktuku bersama mereka. Kubagi susah- sedihku, senang- bahagiaku bersama mereka. Kita satu pikiran. Kita punya tujuan yang sama. Kita saling mensuport tanpa terpikirkan sama sekali untuk menjatuhkan. Memang indah, hingga membuatku ingin kembali ke masa- masa itu, dan ingin pergi dari masa- masa seperti ini. Masa- masa di mana nilai sahabat sudak tidak  lagi dianggap penting. Mereka menghianatiku, bahkan jelas- jelas menghianatiku. Mereka lakukan itu di hadapanku. Dua orang yang sempat aku percaya. Sungguh tidak pernah terbayang olehku hal- hal seperti ini akan terjadi. Aku tak bisa berbuat apa- apa. Kubiarkan mereka melanjutkan praktik penghianatan itu. Dan memang benar, mereka menganggapku tak ada. Mereka biarkan aku sakit, terluka, dan tak terelakkan, air mata tak hentinya menetes dari mataku. Tak pernah lagi aku berbagi dengan mereka. Berbagi? Mungkin itu terlalu sulit. Bersama mereka pun aku jarang. Apa artinya aku punya sahabat jika mereka tak pernah menganggapku ada? Memang sakit rasanya. Tapi aku tak akan pernah menyesal memilikinya. Bagaimanapun mereka selalu ada untuk diriku, walaupun itu dulu. Terima kasih sahabatku. Takkan pernah kulupakan semua kenangan tentang kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-1390925887309922480?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/1390925887309922480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=1390925887309922480' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/1390925887309922480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/1390925887309922480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/12/sahabat-selalu-ada-ketika-kita.html' title='DuKa'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-813731903425411793</id><published>2008-12-14T19:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.112-08:00</updated><title type='text'>Naval Medical Research Unit</title><content type='html'>NAMRU(Naval Medical Research Unit) adalah sebuah lembaga riset di bawah Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan pengelolanya adalah Angkatan Laut AS. Mereka melakukakn penelitian tentang penyakit- penyakit menular di beberapa Negara termasuk di Indonesia. Memang agak aneh fokusnya. Angkatan Laut, militer, tapi interest pada penelitian bidang kesehatan terutama pada penyakit- penyakit menular. Kalau dilihat, bisa dibilang mereka itu membajak WHO. Mereka juga meminta spesimen- spesimen yang ada di WHO dan meminta pula kekebalan diplomatik.  Apa urusannya dengan peneliti? Berarti itu semua untuk fasilitas yang mereka butuhkan untuk  membawa masuk dan keluar segala sesuatunya ke negara ini. Tas dan bagasi diplomatic memiliki kekuatan tersendiri, jadi tidak sembarang orang yang boleh mengutak- atik. NAMRU memang memberikan banyal manfaat terutama di bidang kesehatan karena banyak membantu pemberantasan penyakit malaria dan TBC di berbagai daerah di Indonesia. Namun persoalannya, kuman- kuman yang mereka dapat dari pemberantasan penyakit tersebut, mereka bawa keluar dan disimpan dan kemudian diapakan, kita belum mengetahuinya. Dan yang paling mengasikan, tidak semua orang punya akses. Kerugian Indonesia jelas sekali terlihat. Indonesia dikadalin. Untuk apa coba mereka mempelajari penyakit menular yang sebenarnya tidak ada di Negara asal mereka? Gampang- gampangnya, mereka membuat vaksin lalu nereka jual. Itu dari segi ekonomi. Tapi itu saja sudah sangat tidak etis. Mereka tidak terkena penyakit ini, tapi mereka mengambil bahan dari orang lain. Tidak etis dan tidak manusiawi, menjual vaksin dari penderitaan orang banyak. Dari segi militer, contohnya malaria. Ketika mengahadapi perang gerilya dengan Negara yang tidak suka dengan dominasinya, mereka tidak perlu capek- capek terjun ke lapangan. Cukup mereka sebarkan saja nyamuk dengan plasmodium falcivarum yang lebih ganas, lalu gerilyawan mati karena terkena serangan nyamuk malaria tropikana. Banyak yang menganggap Laboratorium NAMRU sangat sederhana sehingga tidak mungkin melakukan riset militer yang sebegitu canggih. Tapi bukan itu masalahnya. Yang paling penting bagi adalah mengambil specimen yang kemudian mereka pelihara sebentar, lalu mentransfernya ke laboratorium definitive mereka. Itulah yang membuat mereka membutuhkan kekebalan diplomatic, agar barang- barang yang mereka kirim ataupun dibawa tidak dicek di bandara. Sudah jelas terlihat, mereka memiliki kepentingan dengan mempelajari penyakit- penyakit menular yang ganas di Indonesia, yang sebenarnya sudah terjadi berpuluh- puluh tahun yang lalu tanpa ada yang menyadarinya. Mereka mempelajarinya dengan cara mengambil specimen, lalu dibenihkan, diperbanyak, dan sebagainya untuk dibuat vaksin- vaksin. Mungkin memang di Indonesia tidak ada teknologi canggih, tetapi teknologi penyimpanan ada di sini. Maka dari itu dapat disimpulakan bahwa tempat teknologi canggih tersebut bukanlah di Indonesia, tapi ada di suatu tempat. Lalu mereka fokuskan lagi ke teknologi pengiriman bahan. Untuk itulah kekebalan diplomatic mereka perlukan. Kalo militer melakukan ini, pasti untuk kepentingan militer. NAMRU  bias bertahan sedemikian lamanya di Indonesia karena ada bangsa kita yang menjadi antek- anteknya yang tidak mengetahui bahwa senjata biologi atau laboratorium biologi itu sangat berbahaya. Itu lebih berbahaya dari nuklir. Kaluau memang jelas, kerja sama pembuatan senjata biologi antarmiliter, jelas harus ada proteksi. Tidak terdapat di tengah- tengah pemukiman penduduk dan langsung di bawah pengawasan PBB. Departemen Pertahanan Indonesia sebenarnya sudah tahu hal ini, tapi kebiasaan buru orang Indonesia adalah “Kalo belum ada yang berbahaya terjadi, tenang saja lah”. NAMRU merupakan masalah besar dan sangat krusial bagi negara kita. Banyak orang yang tidak menyadari, bahkan kalangan ilmuwan sekalipun. Yang seharusnya pemerintah lakukan adalah menutupnya dahulu, untuk jangka pendek. Tapi dalam masalah ini, pemerintah kita sangatlah lemah, mereka tidak punya nyali sama sekali jika berhadapan dengan kekuatan yang lebih besar sedikit saja. Tapi ternyata masih ada seorang yang masih berani mendobrak system yang zalim, tidak adil, yang menempatkan AS sebagai penguasa yang bias bertindak seenaknya sendiri. Dialah menteri kesehatan kita, Siti Fadilah Supari yang mampu menelanjangi praktek WHO yang mewajibkan Indonesia mengirim virus ke laboratoriumnya di Hongkong yang tahu- tahu sampelnya sudah ada di tangan Amerika. Selain itu, beliau telah berhasil mengungkap prakter kotor WHO yang ternyata hanya dijadikan alat dalam memperkuat aksi prang biologisnya. Apa yang akan pemerintah lakukan ke depannya? Kita tidak tahu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-813731903425411793?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/813731903425411793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=813731903425411793' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/813731903425411793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/813731903425411793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/12/naval-medical-research-unit.html' title='Naval Medical Research Unit'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-3059205567676747892</id><published>2008-12-14T19:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.112-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Waspada Kristenisasi Pada Wa&lt;/strong&gt;nita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baergai cara ditempuh untuk melancarkan proyek kristenisasi, di antaranya hipnotis, pemaksaan, pernikahan, dan hamilisasi. Bahkan perkawinan antaragama diperkuat dengan adanya tokoh muslim yang membolehkan perkawinan beda agama. Salah satu strategi mereka adalah dengan menyebarkan pemuda atau pemudi sebagai muallaf untuk masuk ke masjid- masjid. Para pemudanya mendekati para muslimah untuk menjalin hubungan khusus, kemudian menikah, lalu diindoktrinasi untuk masuk agama mereka. Oleh karena itu, kita harus benar- benar waspada dengan kristenisasi. Dan langkah yang harus kita lakukan untuk mencegahnya, di antaranya:&lt;br /&gt;1.Pilihlah teman yang baik.&lt;br /&gt;Nabi bersabda:”Seseorang itu dilihat dari temannya”.&lt;br /&gt;Allah melarang kita untuk menjadikan mereka teman curhat, teman dekat, penolong, apalagi pelindung kita.&lt;br /&gt;2.Hindari pergaulan bebas.&lt;br /&gt;Islam telah menutuo ointu pergaulan bebas rapat- rapat dengan mengharamkan pacaran.&lt;br /&gt;Nabi bersabda:”Janganlah kamu berdua- duaan di tempat sepi, karena yang ketiganya adalah setan”.&lt;br /&gt;Islam mengatur dan membatasi hubungan wanita dan pria yang bukan muhrim agar saling menjaga kesucian dan kehormatan masing- masing dengan penuh tanggung jawab.&lt;br /&gt;3.Menutup aurat.&lt;br /&gt;Jilbab akan menjadi pembeda antara wanita muslimah dan kafir. Isyhadu bi anna muslim!&lt;br /&gt;4.Muslimah haram mnikahi pria kafir.&lt;br /&gt;Apapun alasannya, wanita muslim haram hukumnya menikah dengan orang kafir, baik ahlul kitab ataupun kafir musrik.&lt;br /&gt;Allah berfirman:”Sesungguhnya orang- orang kafir dari kalangan ahlul kitab dan orang- orang musrik akan berada dalam nraka jahannan. Mereka kekal di dalamnya. Q.S. Al- Bayyinah:98&lt;br /&gt;Dengan cara- cara di atas insya Allah kita dapat terlindung  dari kejamnya buaian dunia. Allahlah tujuan kita, dan hanya kepada Allahlah kita mengharap rido-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-3059205567676747892?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/3059205567676747892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=3059205567676747892' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/3059205567676747892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/3059205567676747892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/12/waspada-kristenisasi-pada-wa-nita.html' title=''/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-1678266271329918063</id><published>2008-11-30T18:14:00.001-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.113-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga hidup menjadi diriku&lt;br /&gt;Terkenal&lt;br /&gt;Digemari banyak orang&lt;br /&gt;Jadi bahan perbincangan masyarakat seluruh dunia pula&lt;br /&gt;Apa yang tidak membuat bangga?&lt;br /&gt;Zaenal Arif yang striker PERSIB itu, seringkali menendangku&lt;br /&gt;Bahkan, pemain sekaliber Miroslav Klose pun tidak akan terkenal jika tidak ada aku&lt;br /&gt;Siapa lagi?&lt;br /&gt;Christiano Ronaldo?&lt;br /&gt;Dia bahkan rela menjadikanku pendamping hidupnya&lt;br /&gt;Sungguh beruntungnya aku&lt;br /&gt;Setiap menit bahkan setiap detiknya, aku tak pernah luput dari pikiran mereka&lt;br /&gt;Aku memang patut membanggakan diriku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-1678266271329918063?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/1678266271329918063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=1678266271329918063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/1678266271329918063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/1678266271329918063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/11/bola-aku-bangga-hidup-menjadi-diriku.html' title=''/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-9184837307439372925</id><published>2008-11-30T18:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.113-08:00</updated><title type='text'>PUISI</title><content type='html'>Sinar Abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinar yang kau pancarkan begitu lembut&lt;br /&gt;Selembut kasih yang kau tujukan kepada segenap penghuni dunia&lt;br /&gt;Sinar kebahagiaan&lt;br /&gt;Yang selalu memberi kedamaian&lt;br /&gt;Sinar Sinar keceriaan&lt;br /&gt;Yang selalu memberi keharmonisan&lt;br /&gt;Sinar keabadian&lt;br /&gt;Yang selalu mengubur kepedihan&lt;br /&gt;Tapi dunia kini berubah gelap&lt;br /&gt;Hampa&lt;br /&gt;Kosong&lt;br /&gt;Kering- kerontang&lt;br /&gt;Bahkan seperti menghilang&lt;br /&gt;Sinar abadi itu kini hilang&lt;br /&gt;Pergi&lt;br /&gt;Diseru oleh Sang Pemilik Sejati&lt;br /&gt;Meninggalkan semua bahagia yang ia pancarkan&lt;br /&gt;Meninggalkan sejuta kenangan indah bersama&lt;br /&gt;Meninggalkan beragam duka yang kau sembunyikan &lt;br /&gt;Terimakasih atas pengorbananmu selama ini yang tak hentinya menyinari dunia&lt;br /&gt;Semoga kau akan tetap menjadi sinar di hati penghuni dunia&lt;br /&gt;Hingga kelak kita ditakdirkan bersama lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-9184837307439372925?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/9184837307439372925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=9184837307439372925' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/9184837307439372925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/9184837307439372925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/11/puisi_30.html' title='PUISI'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-6831821426187327476</id><published>2008-11-25T20:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.114-08:00</updated><title type='text'>PUISI</title><content type='html'>Ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                   Kau adalah sosok yang sangat berharga&lt;br /&gt;                       Kau pemimpin sebuah keluarga&lt;br /&gt;                      Kau melindungi setiap keluarga&lt;br /&gt;                   Kau yang menghidupi seluruh keluarga&lt;br /&gt;                               Tanpa kau&lt;br /&gt;                       Takkan utuh suatu keluarga&lt;br /&gt;                               Tanpa Kau&lt;br /&gt;                       Takkan hadir sebuah keluarga&lt;br /&gt;                        Sangat besar pengorbananmu&lt;br /&gt;        Setiap tetes peluhmu menjadi bukti beratnya pengorbananmu&lt;br /&gt;           Terimakasih atas semua pengorbanan dan perjuanganmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-6831821426187327476?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/6831821426187327476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=6831821426187327476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/6831821426187327476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/6831821426187327476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/11/puisi.html' title='PUISI'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-1807232114279306171</id><published>2008-11-25T20:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.114-08:00</updated><title type='text'>TuGaS RamaDhaN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Ramadhan Penuh Berkah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;R&lt;/strong&gt;amadhan sebenernya punya singkatan lho……&lt;br /&gt;Mau tau???&lt;br /&gt;Rahmat bagi kita yang menjalankan segala macam ibadah di bulan itu, terutama ibadah puasa dengan niat dan hati yang tulus ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;sal tau aja, puasa di bulan ramadhan hukumnya wajib lho…&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M&lt;/strong&gt;alam lailatul qadar yang lebih baik dari malam seribu bulan pun adanya di bulan ramadhan lho….&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;malan- amalan ibadah yang kita lakukan di bulan ramdhan hendaknya semakin meningkat dari waktu ke waktu karena bulan ramadhan adalah bulan pembelajaran untuk menjadi pribadi yang semakin baik dan baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D&lt;/strong&gt;an perlu kita ketahui juga di bulan ramadhan itu Al- Qur’an diturunin lho…&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;ebat dan tentunya penuh magfirah dong bulan ramadhan itu…&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;palagi Allah bakalan ngampunin dosa- dosa kita yang telah kita lakukan di bulan- bulan sebelumnya, tapi yang ngejalanin ibadah itu dengan tuntutan syariat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;N&lt;/strong&gt;ah,,, setelah ramadhan usai, Allah bakalan menghadiahi kita dengan hadiah yang tiada tandingannya, yaitu iedul fitri atau yang biasamasyarakat kita bilang hari lebaran…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh, sekarang percaya kan kalo ramadhan itu punya singkatan….&lt;br /&gt;Dari singkatannya aja kita pasti udah bisa nebak kalo bulan ramadhan itu bulan yang paling mulia dan istimewa buat kita. Selain banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik di bulan ramadhan, di bulan ini pun Allah janji bakalan ngampunin dosa- dosa kita yang menjalankan ibadah di bulan ramadhan sesuai tuntunan syariah dan dengan sebaik- baiknya. So, nyesel banget deh buat kita yang ngelewatin bulan ramadhan ini gitu aja. Selain ladang pengumpulan pahala, di bulan ini pun kita bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.&lt;br /&gt;Tau ga, kalo Rasulullah sering berkhutbah di hadapan kaum muslimin untuk menyambut datangnya bulan ramadhan. Mau tau isi khutbahnya??? Nih, sepenggal dari isi khutbah yang disampaikan Rasulullah…&lt;br /&gt;“wahai manusia! Sungguh dating pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan magfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari- harinya adalah hari- hari yang paling utama, malam- malamnya adalah malam paling utama, jam demi jamnya adalah jam- jam yang paling utama.”&lt;br /&gt;Itulah sepenggal khutbah yang diberikan Rasulullah untuk mengajak umat- umatnya memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan ngga menyia- nyiakan sama sekali bulan ramadhan ini, walaupun hanya dalam hitungn detik. Mudah- mudahan aja sepenggal khutbah Rasulullah itu bisa memotivasi kita untuk dapat menjalankan segala macam ibadah di bulan ramadhan dengan hati yang ikhlas dan dilakukan sebaik- baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking istimewanya, di bulan ramadhan ini nafas- nafas kita menjadi tasbih, amal- amal kita pasti akan diterima, do’a- do’a kita akan diijabah, dan tidur kita adalah ibadah. Tapi, jangan gara- gara tidur aja termasuk ibadah, di bulan ramadhan ini setiap waktu kita hanya kita gunakan untuk tidur dan bermalas- malasan. Harusnya kita mikir, tidur aja kan ibadah apalagi kalo kita ngelakuin hal- hal positif, insya Allah kita bisa panen pahala di bulan ramadhan itu. Geman ga amazing and subhanallah banget gitu bulan ramadhan itu!!! Makannya, ayo kita berlomba- lomba untuk melakukan kebaikan dan ibadah, tapi inget lho harus tulus dan ikhlas, kayak kata lagunya ungu itu lho…&lt;br /&gt;“sesungguhnya manusia takkan bisa menikmati surga tanpa ikhlas di hatinya. Sesungguhnya manusia takkan bisa menyentuh nikmatNya tanpa tulus di hatinya.”&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuh ungu aja bilang kayak gitu,,,,,, Ga mau kan kalo kita masuk neraka? Udah gitu, siapa juga yang ga mau bisa nyentuh dan nikmatin nikmat dari Allah? Hayo…. Makannya buat bisa ngedapetin itu semua di bulan ramadhan inilah yang paling tepat kita melakukannya. Tapi kalo bulan ramadhan telah usai jangan kita kembali ke kebiasaan jelek kita sebelumnya, karena kita kan udah biasa ngelakuin hal- hal baik di bulan ramadhan. Seseorang itu kan rugi kalo hari ini lebih buruk dari hari sebelumnya. Ga mau jadi orang yang rugi kan? Makannya!!!!! Mari kita perbanyak membaca Al- Qur’an karena satu ayat yang kita baca sama dengan kita khatam Al- Qur’an. Selain itu perbanyaklah shalat sunat karena Allah akan menjauhkan kita dari siksa api neraka. Perbanyak juga shalat fardu karena satu kali shalat fardu berarti tujuh puluh kali lipatnya. Perbanyak pulallah shalawat nabi karena akan memberatkan timbangan amal kita nantinya, dan amalan- amalanlainnya yang akan Allah balas dengan pahala yang berlipat- lipat gandanya. Tuh kan, mau ngomong apa, rugi banget kan orang yang ngelewati bulan ramadhan gitu aja, bahkan tanpa peningkatan dari tahun per tahunnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-1807232114279306171?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/1807232114279306171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=1807232114279306171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/1807232114279306171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/1807232114279306171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/11/tugas-ramadhan.html' title='TuGaS RamaDhaN'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-428751406965275129.post-3809119848670695441</id><published>2008-11-22T21:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T19:22:03.115-08:00</updated><title type='text'>mEnuliS eSai</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;                                                        &lt;strong&gt;Ketika Aku Menjadi Seorang Guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;                 Guru adalah sebuah profesi yang sama sekali tidak pernah terpikirkan olehku. Sejak kecil, bukan profesi seperti itu yang aku cita- citakan. Seperti halnya anak- anak lain, profesi seperti dokter, tentara, polisi, serta bidanlah yang pasti menjadi cita- cita idaman kami. Tetapi cita- citaku sedikit berbeda dengan teman- temanku yang lain. Aku ingin menjadi seorang sekretaris yang mahir berbahasa asing, agar aku dapat bekerja di perusahaan asing terkemuka nantinya. Itulah cita- cita awalku. Cita- cita masa kecil, yang pasti akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang semakin mutakhir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                Aku pun beranjak remaja. Masa kanak- kanak yang sempat aku jalani, menjadikan diriku pribadi yang pantang menyerah. Mungkin memang, sifat kekanak- kanakan masih menempel erat dalam diriku. Tapi itu tidak pernah menjadikanku pribadi yang manja. Kehidupan ekonomi orang tua yang tidak terlalu kekurangan, tidak pula menjadikanku seseorang yang berjiwa konsumtif. Sisa uang jajan selalu aku sisihkan untuk keperluan- keperluan mendadak nantinya. Itulah awal ketika aku mengubah cita- citaku. Aku ingin menjadi seorang pengusaha sukses dengan perusahaan yang tersebar hingga ke seluruh pelosok dunia. Dengan itu semua, aku dapat pula mewujudkan impianku yang lain. Yang ada di benakku saat itu, mungkin jika kelak aku bisa menjadi pengusaha sukses, nantinya aku dapat mengganti separuh materi yang telah orang tuaku keluarkan dengan susah payahnya untukku. Dengan semua bekal tersebut, akupun berniat untuk mendirikan sebuah sekolah gratis yang dapat menampung murid- murid kurang mampu dari keluarga yang tidak berkecukupan, anak- anak jalanan, serta anak- anak yatim piatu yang kebanyakan pasti bingung kepada siapa mereka harus menggantungkan hidupnya. Mungkin itulah secercah harapan yang dapat kuurai jika kelak impian dan cita- citaku sebagai pengusaha sukses dapat terwujud.&lt;br /&gt;                 Ternyata masa- masa SMAku terasa lebih berat. Beban di pundakku terasa semakin hebat karena aku merasa inilah jembatan terakhirku untuk menuju kehidupan yang pasti lebih nyata nantinya. Inilah waktu di mana aku harus benar- benar mantap menentukan cita- citaku yang nantinya akan benar- benar menjadi jalan hidupku. Memang sangat sulit rasanya. Masukan apalagi kritikan seringkali menghujam diriku. Bukan hanya yang membangun motivasiku, tetapi banyak juga yang menjatuhkan semangat menuntut ilmuku. Hingga pada suatu hari, sempat kutemui titik jenuh dalam belajarku. Ini memang sangat berbahaya bagiku. Aku mulai malas mengerjakan apapun. Tugas- tugas dari guru kutinggalkan sebagai angin belaka. Nilai- nilai ulanganku mulai menemui nilai terrendah, dan pada suatu hari, Allah memberiku ujian yang amat berat menurutku. Seseorang yang sangat aku cintai, imam di keluargaku, kepala keluarga yang sangat aku banggakan pergi meninggalkanku untuk selamanya. Beliau harus menemui ajalnya dan kembali ke pangkuan- Nya. Hatiku sangat terguncang. Begitu berat rasanya aku menerima kepergian beliau. Titik jenuh yang sempat aku rasakan terasa semakin menemui kejenuhannya. Prestasiku semakin menurun. Aku merasa tidak mempunyai gairah sama sekali untuk belajar. Motivasi dari siapapun tidak dapat mengembalikan semangat belajarku. Hingga akhirnya, salah satu acara training terkemuka aku ikuti tanpa biaya sedikit pun. Mungkin ini salah satu jalan yang Allah tunjukkan untuk membangkitkan motivasiku. Tapi sekali lagi, aku diuji. Salah satu pihak panitia memberitahuku bahwa aku tidak jadi diikutsertakan dalam acara training tersebut. Tapi ternyata ada hikmah di balik semuanya. Keesokan harinya, pihak panitia menghubungiku agar aku tetap dapat mengikuti acara training tersebut. Memang rezeki tidak pernah ke mana. Lewat acara training tersebut, motivasiku lama- kelamaan sedikit bertambah. Aku sadar bahwa kita hanya singgah sebentar di dunia ini. Yang sebenarnya kita tuju adalah Allah, Tuhan Semesta Alam. Di dunia ini, kita hanya berlomba- lomba mengumpulkan pahala untuk bekal kehidupan yang kekal nanti, yaitu akhirat. Aku pun semakin yakin apa yang telah kuperbuat selama ini adalah salah. Aku pun lebih memfokuskan diri kepada keinginanku untuk menjadi seorang akuntan. Aku memang tidak mempelajari pelajaaran tersebut karenaa aku bukanlah anak sosial. Tapi itu tidak sedikit pun mematahkan semangatku. Bahkan aku semakin termotivasi untuk bisa lebih baik dari anak- anak sosial. Aku tetap berkeyakinan penuh untuk dapat mewujudkan segala apa yang aku cita- citakan. Aku pun berpikir, ayahku pasti merasa sangat bangga jika aku dapat mewujudkan cita- citaku itu dan dapat sedikit mengangkat derajat keluargaku. Keringat ibuku yang mengucur deras untuk mencarikan nafkah untuk biaya sekolahku dan adik- adikku, setidaknya akan sedikit terbayar dengan masuknya aku ke perguruan tinggi unggulan dan tidak ada yang tidak mungkin sama sekali, aku dapat melanjutkan belajarku tanpa biaya sedikitpun.&lt;br /&gt;                 Maka dari itu, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara(STAN)lah yang aku pilih sebagai tempat untuk melanjutkan belajarku. Mungkin ini memang berat, tapi ada sebuah ungkapan yang akan dan terus aku ingat, “You Are What You Think”. Aku harus berpikir bahwa aku bisa, maka aku pasti akan berhasil. Begitupun dengan cita- citaku. Aku selalu berpikir bahwa akulah mahsiswa sekolah tinggi tersebut agar aku dapat tetap teguh dalam pendirianku melanjutkan belajar ke sana. Hal- hal itulah yang selalu aku pikirkan agar motivasi dalam diriku semakin meningkat. Bukan hanya itu yang aku lakukan, berbagai tes yang terkait dengan sekolah tinggi tersebut selalu aku ikuti sebagai alat pengukur kemampuanku. Hingga pada suatu hari, aku dinyatakan lulus tes yang diadakan oleh mahasiswa sekolah tinggi tersebut dengan nilai 180. Itu pulalah yang membuat rasa percaya diriku semakin bertambah. Aku menjadi semakin yakin bahwa STAN akan dapat kutaklukan.&lt;br /&gt;           Tapi ternyata takdir membawaku kepada kenyataan yang lain. Apa yang aku cita- citakan selama ini ternyata hanyalah sebuah cita- cita belaka. Aku kini adalah seorang guru. Profesi yang sama sekali tidak pernah aku inginkan ataupun terpikirkan olehku. Tepatnya aku adalah seorang guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di sebuah SMA swasta di daerah Jakarta Barat. Ternyata sungguh sulit profesiku ini. Apalagi aku harus mengajari anak murid yang notabene anak gedongan yang sangat susah diatur, yang menganggap pelajaran Bahasa Indonesia adalah pelajaran yang sangat mudah. Tapi apa buktinya? Nilai ulangan mereka tidak pernah lebih dari tujuh. Menurutku, inilah kelemahan generasi muda bangsa Indonesia saat ini. Menganggap remeh segala sesuatu, bahkan bahasa nasional mereka sendiri. Mengenyampingkan penggunaan tata bahasa, bahkan hingga mengubah Bahasa Indonesia yang seharusnya, menjadi bahasa anak muda alias bahasa gaul. Sangat sulit mengubah kebisaaan tersebut, karena apa yang mereka lakukan memang sudah sangat mengakar di kehidupan sehari- hari. Bukan hanya anak muda yang melekukannya, melainkan telah menelusup hingga berbagai kalangan. Mungkin, itulah mengapa bangsa kita tidak pernah bisa maju. Bahasa nenek moyangnya saja tidak pernah dihargai, bagaimana dengan hal- hal lain yang lebih krusial? Kadang terbersit di benakku, apa yang sebenarnya membuat mereka berbuat seperti itu? Apa karena ada pelajaran lain yang lebih mereka utamakan dari pelajaranku ini? Atau mungkin ada hal lain yang membuat Bahasa Indonesia dikesampingkan, bahkan oleh bangsanya sendiri? Harapanku hanya satu, setiap siswa dapat menghargai setiap mata pelajaran. Apapun itu.&lt;br /&gt;                 Ternyata tidak hanya kekecewaan yang aku rasakan. Banyak pula hal- hal menarik yang aku alami dalam aktivitas belajar- mengajarku. Karena aku merangkap pula sebagai salah seorang wali kelas, pernah suatu ketika orang tua salah seorang siswa menyodorkan amplop kepadaku ketika sedang diadakan acara pembagian rapor. Beliau menginginkanku menaikkan nilai- nilai anaknya di rapor, yang ternyata dipenuhi angka merah. Beliau sampai memelas bahkan berjanji untuk memberikan berapapun bayaran yang aku inginkan. Aku hanya tersenyum simpul dan mengembalikan apa yang telah beliau sodorkan. Sungguh ironis sistem pendidikan di negeri ini. Jika ada tiga orang saja guru yang menerima sodoran seperti itu, generasi seperti apa yang akan ada di masa depan nantinya? Sudah dapat tergambarkan, pemimpin seperti apa yang akan ada nantinya, jika sistem pendidikan di negeri ini tidak segera diperbaiki. Ada setitik kecemasan dalam batinku.&lt;br /&gt;                 Semakin lama, aku semakin dapat menikmati profesikun ini. Aku mulai terbisaa dengan perilaku anak- anak. Ketika libur pun, aku mulai merindukan masa- masa bersama nak- anak didikku. Aku pun mulai menjadi teman curhat mereka. Masalah orang tua, malas belajar,  keadaan ekonomi, bahkan hingga masalah percintaan sekalipun berani mereka ceritakan kepadaku. Aku pun jadi sering teringat akan masa remajaku dulu. Memang inilah masa- masa di mana mereka harus menghadapi hal- hal seperti itu. Selain itu, aku pun bisa dikatakan sangat dekat dengan staf pengajar yang lain. Tidak ketinggalan, kami pun sering pulang bersama, karena sebagian besar memang masih bebas status. Itu karena kami memang kebanyakan dari kami masih cukup muda. Usiaku saat itu saja baru genap berusia dua puluh tahun.            Ternyata apa yang dulu aku pikirkan tentang profesiku ini adalah nihil alias salah besar. Profesiku ini memang sangat berat, tetapi tetap mengasikan, walau dengan gaji yang tidak seberapa karena pemerintah yang belum bisa menomorsatukan pendidikan. Aku masih bisa merasakan kebahagiaan, karena kedekatanku bersama anak- anak didikku dan para guru sangat tidak ternilai harganya dan itu adalah momen tidak akan pernah tergantikan. Bahkan aku bertekad untuk tetap mengabdikan diriku untuk menjadi seorang guru. Aku akan tetap mengajar di manapun aku di tempatkan dan kapanpun aku dibutuhkan. Bahkan dengan sarana yang sangat tidak memadai sekali pun, aku ingin tetap mengajar. Itu janjiku. Itulah setitik bakti untuk negeriku, Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/428751406965275129-3809119848670695441?l=anak-sekolah-favorite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/feeds/3809119848670695441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=428751406965275129&amp;postID=3809119848670695441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/3809119848670695441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/428751406965275129/posts/default/3809119848670695441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anak-sekolah-favorite.blogspot.com/2008/11/menulis-esai.html' title='mEnuliS eSai'/><author><name>nEn9Cut3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17781017232727491105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_JSLwLgJtV0g/STNFPSWZfSI/AAAAAAAAAAo/nbKrvS7ubxc/S220/d+MeS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
